TIM YUSTISI MELAKUKAN PENERTIBAN DAN PENINDAKAN

Kamis, 17 Nopember 2016

  Tim Yustisi Dishub Provinsi Bali diketuai oleh bapak Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana,SH.MH melakukan penertiban dan penindakan angkutan sewa dan angkutan online tak berizin di depan Lapangan Blue Lagoon, Jalan Tanjung Benoa, Nusa Dua, Badung, Selasa(15/11). Tim Yustisi yang diterjunkan ini juga berasal dari unsur Ditlantas Polda Bali yang di wakili oleh Polsek Bualu, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Provinsi Bali yang diwakili oleh Nyoman Indriani dan Satpol PP Provinsi Bali yang diwakili oleh Ketut Pongres,dan Dinas Koperasi yang di wakili oleh Sri Janawati.

Kadishub Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, SH. MH yang memimpin razia mengatakan, Tim Yustisi yang diterjunkan perdana ini dibentuk berdasarkan keputusan Gubernur Bali tanggal 18 Oktober 2016. Tim Yustisi ini untuk melakukan penertiban terhadap angkutan tak berizin termasukan angkutan online, seperti Grab dan Uber yang dilarang beroperasi di Bali.

 Menurutnya, khusus untuk angkutan online, kali ini Tim Yustisi lebih mensosialisasikan bahwa angkutan online masih diberikan tenggang waktu hingga April 2017 untuk melengkapi syarat perizinan sesuai peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek “Selain melakukan penertiban terhadap angkutan  konvesional yang tak berizin, kami juga mensosialisasikan kepada angkutan online untuk segera melakukan pengurusan izin sesuai PM 32 tahun 2016 yang masih berlaku,”jelasnya.

Beliau mengungkapkan, jika nantinya angkutan online tetap tidak melakukan pengurusan izin hingga batas waktu yang ditentukan, pihaknya akan menutup aplikasi tersebut melalui Kementrian Kominfo. Bahkan ia menegaskan kedepannya akan terus melakukan razia gabungan untuk menindak tegas bagi pelanggaran izin angkutan.

Dalam Razia, satu persatu mobil diberhentikan petugas, baik yang berplat ‘S’ untuk angkutan sewa maupun angkutan pribadi yang dijadikan sebagai mobil angkutan pariwisata untuk dicek kelengkapan izinnya.

Sedikitnya 35 angkutan Sewa tidak berizin, satu izin mati yang ditangani oleh Dishub Provinisi Bali sedangkan dari Satpol PP terjaring 11 Guide yang tidak berlisensi, 1 mobil plat luar, dan dari unsur kepolisian 2 tanpa STNK, 2 tanpa SIM, dan 3 tanpa Helm diberikan teguran simpantik. Penertiban dan penindakan ini akan terus kami lakukan terhadap angkutan sewa maupun angkutan online.

Denpasar, 15 Nopember 2016

Prananta Humas Dishub Infokom Provinsi Bali.