ANGKUTAN UMUM Trans SARBAGITA

Senin, 18 Juni 2012

ANGKUTAN UMUM Trans SARBAGITA


1.   FAKTA

·       Denpasar sebagai Ibu Kota Provinsi Bali  memberikan pengaruh sangat besar kepada kabupaten sekitarnya (Badung, Gianyar dan Tabanan) membentuk satu kesatuan geografis dan ekonomi yang disebut kawasan  Metropolitan SARBAGITA

·       Sebagai daerah tujuan utama, jumlah pergerakan orang keluar-masuk Bali, tahun 2010 sebanyak 21.702.308 orang atau 59.458 orang / hari dengan kenaikan dalam 12 tahun terakhir 6,62 % per tahun.

·       Pelayanan angkutan umum sangat buruk, Tidak Ada Pilihan untuk menunjang pergerakan masyarakat, kecuali menggunakan kendaraan pribadi, akibatnya penggunaan kendaraan pribadi 91,20 % dengan kenaikan 10,89 % per tahun,  sedangkan infrastuktur jalan naik 1, 99 % / tahun.

·       Dampak yang dirasakan adalah munculnya kemacetan lalu lintas, yang tidak hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga terjadi pada ruas jalan penghubung lintas antar kawasan bawahan.

·       UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam Pasal 139 mengamanatkan bahwa Pemerintah, Pemerintah Prosinsi, Kabupaten/ Kota wajib menjamin tersedianya angkutan umum orang dan barang.

 

2.  SOLUSI KEBIJAKAN

·       Pembangunan Infrastruktur, untuk menunjang Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi Antar Wilayah dan Kelancaran Lalu Lintas ( Pembangunan Terminal Mengwi, Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Tanah Ampo, Gunaksa dan Pelabuhan Gilimanuk, Jalan Tol Benoa–Bandara Ngurah Rai-Nusadua, Ruas Jln Tohpati–Kusamba, Akses Jln Masuk Pelabuhan Gunaksa, Ruas Jalan Munggu-Beringkit-Batuan-Purnama, Kuta-Tanah Lot-Soka dan Gilimanuk - Singaraja-Amed (sudah dan akan dilaksanakan).

·       Manajemen Rekayasa Lalu Lintas meliputi Perbaikan Simpang, Pengendalian ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu lintas (ATCS, Rambu ) dan Law  Inforcement  pelanggaran perijinan dan disiplin tertib lalu lintas di jalan umum dan parkir kendaraan di jalan umum.

·       Penyediaan Public Transport  (AKAP, AKDP Angkutan Perkotaan) yang akuntable, khusus wilayah SARBAGITA dengan Angkutan Umum Trans SARBAGITA, melalui restrukturisasi trayek lintas kota / kabupaten dan trayek dalam kota / kabupaten (Feeder). menjadi satu kesatuan sistem jaringan pelayanan.

 

KONSEP PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UMUM Trans SARBAGITA

 ·       Mencakup 17 Trayek Utama dan 36 Trayek Feeder (dalam kota / kabupaten) kedalam Satu Kesatuan Sistem Jaringan Pelayanan, dengan koneksitas antar jaringan tinggi dan menjangkau seluruh wilayah SARBAGITA.

·      Jenis angkutan yang dipergunakan disesuaikan dengan lebar / ruang jaringan jalan,  memberdayakan angkutan yang ada / kerjasama operasional dan tempat naik-turun penumpang (Halte) yang disediakan di-design untuk tujuan mendisiplinkan pramudi maupun penumpang.

·       Diselenggarakan dengan Sistem Pembelian Layanan ( by the service ) berdasarkan Standar Pelayanan Minimal ( SPM ), dan di implementasikan secara bertahap sesuai Road Map “ Back to Public Transport  :

 Ø 2009 – 2010 : Meletakkan  Landasan , Memantapkan Rencana dan Sosialisasi

Ø 2011 – 2013 : Mengenalkan   Layanan,   Membangun Citra, Sosialisasi lanjutan dan evaluasi.

Ø 2014-2019    : Memantapkan  dan  Mengembangkan  Layanan

Ø 2019-dst       : Public  Transport    Jadi    Pilihan   melalui Pengembangan layanan  berkelanjutan

 

4 RENCANA PENGOPERASIAN TAHUN  2011-2015

 

 

trayek Trans SARBAGITA


Tahun 2011
UK.2 : Batubulan-Nusadua PP  Vis SPK

KC.1 : Tegal – Bandara Ngurah Rai PP

FB.2 : Tg Benoa-GWK PP

FB.1 : Kedonganan-Uluwatu PP

Tahun 2012
UK.1 : Kota-GWK PP

Tahun 2013
UK.5 :Mengwi –Bandara NR PP

Tahun 2014
UK.6 : SP Kuta-Tanah Lot PP

UK.7 : Batubulan – SPK Via Kota

Tahun 2015
UK.4: Batubulan-Ubud PP

UK.9 : Sanur-Nusadua Via Bandara NR

Trayek KORIDOR 1 : Kota – GWK PP

·       Menggunakan Bus Sedang kapasitas 35 penumpang ( 20 duduk + 15 berdiri )

·       Rute Trayek

Ø Dari GOR Ngurah Rai ( Jl Kamboja) –Angsoka-Melati-Surapati-Kapten Agung -PB Sudirman-Waturenggong-Diponegoro –Raya Sesetan-Pesanggaran-Dewa Ruci- Bypass Ngurah Rai-Jl Udayana UNUD Bukit-Raya Uluwatu-GWK.

Ø Dari GWK-Raya Uluwatu - Jl.Udayana UNUD Bukit - Bypass Nusadua – Simpang Dewa Ruc i- Pesanggaran-Sesetan-Diponegoro-Serma Durna-Serma Made Pil-Serma Mendra- Sudirman-Dewi Sartika-Diponegoro-Hasannudin-Jl. Udayana-Surapati-Kamboja-Angsoka-Melati-Patimura- Kamboja (Halte SMA-7).

 Trayek KORIDOR 2 : Batubulan – Nusa Dua PP Via Sentral Parkir Kuta

·       Menggunakan Bus Besar kapasitas 50 penumpang ( 30 duduk + 20 berdiri )

·       Rute Trayek

Ø Dari Terminal Batubulan–WR.Supratman-Bypass Ngurah Rai-Prof.I.B.Mantra-Bypass Ngurah Rai-Simpang Dewa Ruci-Setiabudi Kuta-Raya Kuta–Sentral Parkir Kuta-Imam Bonjol-Sunset Road Timur- Simpang Dewa Ruci-Bypass Nusa Dua-Nusa Dua (BTDC).

Ø Dari Nusa Dua (BTDC)- Raya Tg Benoa Bualu-Bypass Nusadua-Simpang Dewa Ruci- Setiabudi Kuta - Raya Kuta - Sentral Parkir Kuta - Imam Bonjol - Sunset Road Timur- Simpang Dewa Ruci- Bypass Ngurah Rai- WR Supratman-Raya Batubulan-Batuyang - Terminal Batubulan.

 

5.  KEBUTUHAN HALTE

KORIDOR 1

 

KORIDOR 2

 

KETERANGAN

 

6.  STANDAR PELAYANAN   

·       Waktu Pelayanan Setiap Hari Mulai Jam 05.00 – 21.00 WITA,

·       Dioperasikan sesuai Jadwal

·       Headway Keberangkatan setiap 15 menit.

·       Kecepatan Bus Rata-rata 20 km/jam, Kecepatan Maksimum Dalam Kota 40 km/jam dan Luar Kota 50 km/jam.

·       Naik-turun Penumpang Hanya di Halte / Bus Stop selama 60 detik

·       Tinggi Lantai Halte/ Bus Stop Koridor 1 =   80 cm [ Bus Sedang ]

·       Tinggi Lantai Halte/ Bus Stop Koridor 2 = 110 cm [ Bus Besar ]

 

7.   TARIF PENUMPANG

Ø Koridor 1  : Penumpang Dewasa     Rp. 3.500, Pelajar/Mahasiswa Rp. 2.500

Ø Koridor 2 : Penumpang Dewasa    Rp. 3.500, Pelajar/Mahasiswa Rp. 2.500

Ø Trayek Tegal- Bandara Ngurah Rai : Penumpang Dewasa Rp. 3.000, Pelajar/ Mahasiswa Rp. 2.000

Ø Tanjung Benoa– Bualu-GWK : Penumpang Dewasa Rp. 3.000, Pelajar / Mahasiswa Rp. 2.000

Ø Kedonganan/Kelan-GWK-Uluwatu : Penumpang Dewasa   Rp. 3.000, Pelajar / Mahasiswa Rp. 2.000

 

8.  PERKEMBANGAN PENUMPANG

Total jumlah penumpang selama operasi 193 hari ( 18 Agustus 2011 s/d 26 Pebruari 2012 ) sebanyak 303.147 orang atau rata-rata 1.571 orang per hari terdiri penumpang dewasa 75,34 % dan pelajar / Mahasiswa 24,66 %, dengan perkembangan penumpang per hari seperti grafik dibawah ini :

 ·    Jumlah penumpang tahun 2011 ( tanggal 18 Agustus sampai dengan 31 Desember 2011 ) rata-rata: 1.508 orang per hari dengan Load Factor rata-rata 22,75 % dari target 20 %

 ·     Jumlah penumpang Tahun 2012  (tanggal 1 Januari s.d 26 Pebruari 2012) rata-rata : 1.720 orang per hari dengan Load Factor rata-rata  25,94  % dari      target 30 %  

 

9.  PENUTUP

·       Pada Koridor 2, jumlah Penumpang Dewasa per hari rata-rata 1.184 orang (75,34 %), atau ekivalen dengan 1.184 lalu lintas Sepeda Motor / Mobil pada ruas jalan Batubulan-Nusadua, setiap hari telah beralih menggunakan angkutan umum Trans SARBAGITA.

·       Dengan menggunakan angkutan umum, kita telah berpartisipasi mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan,  untuk itu mari kita mulai menggunakan angkutan umum,  membangun azas kebersamaan menuju lalu lintas yang lancar, aman dan selamat.

·       Kekurangan dan perubahan selalu ada, dengan kerja keras dan kemauan untuk perbaikan, selalu ada jalan keluar menuju masa depan yang lebih baik.

·       Sampaikan saran / kritik melalui :

(0361) 239763

(0361) 227730

@Trans SARBAGITA

 @ Angkutan Umum Sarbagita

 @TransSARBAGITA
transsarbagita@yahoo.com

 http://dishubinkom.baliprov.go.id